A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: mkdir(): Permission denied

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 137

Backtrace:

File: /home/u1639363/public_html/lks.serverdata.id/application/controllers/User_panti.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/u1639363/public_html/lks.serverdata.id/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to initialize storage module: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php74)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 137

Backtrace:

File: /home/u1639363/public_html/lks.serverdata.id/application/controllers/User_panti.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/u1639363/public_html/lks.serverdata.id/index.php
Line: 315
Function: require_once

Halaman Detail Berita

Halaman Detail Berita

BANJARNEGARA – Ratusan orang berbondong bondong mendatangi sebuah halaman masjid di Dusun Sipandan Desa Sidarata Kecamatan Punggelan, warga yang umumnya dari keluarga dhuafa mendatangi pasar gratis yang merupakan inisiasi Komunitas Brayan Ngamal Banjarnegara.

“Berdekatan dengan momen peringatan hari kemerdekaan RI ke 75, kami komunitas Brayan Ngamal Banjarnegara berusaha memerdekakan kaum dhuafa di hari bersejarah ini. Apa yang kami lakukan ini hanya hal kecil jika dibandingkan dengan jasa pahlawan terdahulu,” kata Ketua Brayan Ngamal Banjarnegara Purwanto, Rabu (19/8).

Purwanto menambahkan, sedikitnya ada 80 paket sembako dan 900 pcs pakaian baru dan layak pakai yang di gelar di lapak yang benar benar gratis. “Tak hanya sembako dan pakaian gratis, The Plegia dan RS Islam Banjarnegara kita gandeng pula untuk memberikan pemeriksaan kesehatan dan fisioterapi gratis. Alhamdulillah antusiasme warga luar biasa,” tambah Purwanto.

Di masa adaptasi kebiasaan baru seperti ini, lanjutnya, pihaknya ingin membantu masyarakat kurang mampu dari sisi sandang dan pangan. Terlebih di masa seperti ini yang cukup sulit bagi masyarakat kecil.

Setelah menggelar pasar gratis tersebut, dalam waktu dekat ini pihaknya tengah berproses membantu salah seorang janda warga Klampok untuk mendirikan sebuah rumah sederhana. “Saat ini kami tengah mengumpulkan donasi untuk proses pendirian sebuah rumah seserhana bagi warga Klampok yang memang butuh bantuan. Semoga semakin banyak donasi, sehingga target pembangunan rumah sederhana akan segera terwujud,” tandasnya.

Sementara Saminem (55), warga Sipandan Sidarata mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan relawan semacam ini. Terlebih masa covid yang belum usai ini, untuk mendapat sembako dan sandang sulit untul terlaksana. “Alhamdulilllah kalau ada relawan seperti ini, setidaknya bisa meringankan kami orang kecil, sekali lagi kami ucapkan terimakasih,” katanya. 

Sumber : https://www.banyumasekspres.id/banjarnegara/memerdekakan-dhuafa-pada-hari-kemerdekaan/20/08/2020

0 Comments so far

Tinggalkan komentar anda